Tempat wisata Kebun
Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka (Gembira Loka Zoo) dapat dianalisis dengan
Teori Fungsionalisme-Strukturalisme yang termasuk dalam Teori Konsensus yang
memandang masyarakat sebagai suatu struktur yang terdiri dari bagian-bagian yang
saling berhubungan, yang dipelihara oleh suatu mekanisme keseimbangan (equilibrium mechanism).
Teori
Fungsionalisme-Strukturalisme melakukan analisis dengan melihat masyarakat
sebagai suatu “sistem” dari interaksi antarmanusia dan berbagai institusinya, dan
segala sesuatunya disepakati secara konsensus, termasuk dalam hal nilai dan
norma. Teori fungsionalisme menekankan pada harmoni, konsistensi, dan
keseimbangan dalam masyarakat.
Seiring dengan berdiri
dan berkembangnya lokasi wisata KRKB Gembira Loka, belum pernah ada masalah
ataupun konflik yang muncul, masyarakat sekitar dan pihak pengelola tetap
harmonis karena muncul pembagian tugas yang secara tidak langsung membawa
keuntungan sendiri bagi kedua belah pihak.
Beberapa asumsi pokok
Teori Fungsionalisme-Strukturalisme adalah sebagai berikut:
a. Masyarakat,
sebagai sistem sosial, terdiri dari bagian-bagian (subsistem) yang independent.
Masing-masing bagian mempunyai fungsi-fungsi tertentu, yang berperan menjaga
eksistensi dan berfungsinya sistem secara keseluruhan.
b. Setiap
elemen atau subsistem harus dikaji dalam hubungan dengan fungsi-fungsi dan
perannya terhadap sistem, serta dilihat apakah subsistem tersebut berfungsi
atau tidak, dilihat dari akibat yang ditimbulkan oleh perilaku suatu subsistem.
Jadi yang dilihat adalah fungsi real, bukan fungsi “yang seharusnya”.
c. Kalau
suatu sistem dapat mempertahankan batas-batasnya, maka sistem tersebut akan
stabil.
d. Berfungsinya
masing-masing bagian (subsistem) dalam suatu sistem, akan menyebabkan sistem
ada dalam keadaan equilibrium. Masyarakat yang equilibrium adalah yang stabil,
normal, karena semua faktor yang saling bertentangan telah melakukan
keseimbangan (Talcott Parsons).
e. Apabila
terjadi disfungsi pada suatu bagian, maka akan terjadi kondisi abnormal,
sehingga equilibrium terganggu (Merton, 1957
f. Masing-masing
elemen sosial mempunyai fungsi manifest dan fungsi latent.
Teori selanjutnya yaitu
Teori Perubahan. Banyak berbagai macam perubahan yang terjadi di berbagai
sektor KRKB Gembira Loka. Perubahan terjadi secara perlahan. Dapat
diidentifikasi dari:
a. Keberagaman
fauna. Upaya untuk menambah koleksi fauna terus dilakukan oleh pihak pengelola
KRKB Gembira Loka sebagai upaya konservasi satwa yang mampu memelihara dan
melestarikannya sesuai habitat aslinya.
b. Keberagaman
flora. Terus menambah koleksi floranya dan melestarikan flora yang sudah ada
agar tidak punah.
c. Wahana
yang dimiliki selalu diperbaharui dan dibangun wahana-wahana baru untuk
melengkapi wisata KRKB Gembira Loka.
d. Struktur
organisasi kepegawaian.
e. Harga
tiket masuk dan tarif berbagai wahana yang disediakan selalu berubah mengikuti
alur perkembangan berbagai bidang.
Dampak
Yang Ditimbulkan
Hampir semua literatur
dan kajian studi lapangan menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata pada suatu
daerah mampu memberikan dampak-dampak yang dinilai positif, yaitu dampak yang
diharapkan, bahwa peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan penerimaan
devisa, peningkatan kesempatan kerja dan peluang usaha, peningkatan pendapatan
pemerintah dan sebagainya.
a. Dampak
terhadap peningkatan kesempatan kerja, peluang usaha dan pendapatan masyarakat,
dengan adanya KRKB Gembira Loka, masyarakat sekitar diberdayakan untuk membuka
peluang usaha dengan membuka area parkir di sekitar rumah mereka karena ruang
parkir yang disediakan oleh KRKB Gembira Loka cukup terbatas. Selain itu pihak
KRKB Gembira Loka juga menyediakan tempat untuk masyarakat sekita berjualan di
dalam area KRKB Gembira Loka. Umumnya mereka berjualan makanan ringan, makanan
berat, souvenir, dan lain-lain. Dari itu semua maka secara otomatis pendapatan
masyarakat sekitar relatif bertambah.
b. Dampak
terhadap peningkatan kesempatan kerja, masyarakat sekitar biasanya direkrut
untuk menjadi pegawai di KRKB Gembira Loka. Ada yang sekedar menjadi satpam,
petugas kebersihan atau bahkan tingkat yang lebih tinggi sesuai dengan
kemampuan yang dimilikinya.
c. Dampak
terhadap peningkatan pendapatan pemerintah, tentu saja dengan keberadaan KRKB
Gembira Loka menaikkan pendapatan pemerintah. Kepemilikan swasta harus
menyetorkan pajak yang tidak sedikit untuk pemerintah.
d. Terjaganya
lingkungan alam, sesuai dengan visi misi KRKB Gembira Loka secara garis besar
untuk menjaga kelestarian flora fauna juga sebagai sarana rekreasi edukatif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar